6 Langkah Tingkatkan Potensi Diri

1. Perluaslah wawasan :
Pandanglah kehidupan dengan mata hati Anda. Jangan lihat kondisi Anda saat ini : penghasilan yang pas pasan, bisnis yang masih jalan di tempat, cicilan rumah yang belum lunas, mobil yang sudah tua di garasi rumah, dsb. Tapi, lihatlah diri Anda telah mencapai impian Anda, terlepas kondisi yang Anda alami saat ini. Anda harus punya gambaran mental yang jelas tentang apa yang ingin Anda raih. Gambaran mental ini harus menjadi nafas dalam tiap aspek kehidupan Anda, tiap perkataan, tiap perbuatan, sampai meresap dalam alam bawah sadar Anda. Bergaullah dengan orang orang sukses di bidang yang Anda geluti. Minta saran dan pendapat mereka. Pelajari pola pikir mereka. Bacalah buku buku motivasi dan buku biografi tentang orang orang yang sukses baik di Indonesia maupun di dunia : Di Indonesia ada Tanadi Santoso, Purdie E Chandra, Gede Prama, Ciputra, Bob Sadino, dll. Sedangkan di luar negeri ada Brian Tracy, Bill Gates, Soichiro Honda, Henry Ford, Zig Ziglar, Robert Kyosaki, Sam Walton, Warren Buffet, dll. Dengarkan audiobook atau kaset mereka. Dalam budget pengeluaran Anda tiap bulan, selalu prioritaskan untuk membeli buku dan kaset mereka daripada kebutuhan sekunder yang lain. Malah, secara ekstrim, ada pebisnis yang mengatakan : belilah buku dari pada makanan. Dengan membeli buku, Anda menjadi bisa mencari makanan tiap harinya. Dibanding membeli makanan, yang akan habis dalam satu hari.

2. Kembangkan citra diri yang sehat :
Bagaimana dunia memberikan nilai atas diri Anda, tergantung pada nilai yang Anda berikan pada diri sendiri. Jadi, sangat penting untuk memiliki gambaran yang sehat tentang diri sendiri. Miliki kepercayaan diri dalam tiap perkataan dan tindakan. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.
Lakukan kebiasaan berikut ini, yang dapat membangun kepercayaan diri :

  • Selalu berjalan 25% lebih cepat.
  • Selalu duduk di barisan paling depan, baik di gereja, mesjid, pertemuan pertemuan, dll
  • Selalu mengemukakan pendapat di forum atau pertemuan.
  • Selalu berpakaian rapi dan sopan.
  • Selalu tersenyum dan mengambil inisiatif dalam berkenalan dengan orang lain.
  • 3. Selalu berpikir dan berkata positif tiap hari :
    Banyak sekali ditemukan kasus, orang orang yang memiliki kemampuan, bakat, atau pun kecerdasan yang luar biasa, namun hidupnya biasa biasa saja. Tidak ada yang salah dengan potensi mereka. Jawabannya ada pada “cara berpikir mereka”. Pikiran yang membimbing potensi Anda, lebih penting daripada potensi itu sendiri. Dengan pola pikir yang positif, maka kemampuan, bakat dan kecerdasan Anda akan berkembang, dan “tersalurkan” dengan benar yaitu digunakan untuk memanfaatkan tiap peluang yang ada. Sebaliknya dengan pola pikir negatif, Anda akan menggunakan kemampuan, bakat, dan kecerdasan Anda untuk menemukan “kelemahan” atau hal hal negatif di setiap peluang yang ada. Dan, sebagai hasilnya : Anda tidak mengambil tindakan positif apapun terhadap peluang yang ada.
    Untuk membantu Anda membentuk kebiasaan berpikir positif tiap hari, maka bacalah salah satu buku berikut ini secara rutin selama 15 menit tiap harinya :
    1. Berpikir dan Berjiwa Besar – David. J. Shwartz
    2. Buku buku karya John Maxwell
    3. Berpikir Positif – Norman Vincent Pale.

    4. Jangan biarkan masa lalu membebanimu. Lepaskan beban masa lalu, dan lanjutkan hidupmu :
    Alkisah, ada dua biksu pada suatu perjalanan ziarah sampai ke suatu jalur penyeberangan sungai. Mereka melihat seorang gadis yang sangat cantik, dan bertubuh montok dengan pakaian yang bagus dan rok panjang, sedang berdiri di tepi sungai. Kelihatan sekali kalau ia ingin menyeberang sungai, tapi tidak tahu apa yang harus ia perbuat karena sungai itu dalam dan ia tidak mau mengotori rok panjangnya. Melihat wanita muda ini tampak kebingungan, maka bertanyalah sang biksu senior kepada wanita muda tsb, “apa yang membuatmu tampak kebingungan ? Si Wanita muda menjawab: ” Bapak…aku ingin menyeberang ke tepian sungai sebelah sana, namun bagaimana dapat kulakukan tanpa membuat rok panjangku basah ?”. Biksu senior dengan tenang, menjawab :”Kebetulan kami berdua juga akan menyeberang ke sana, mari saya gendong Anda menyeberang sungai”. Dan, tanpa banyak omong, biksu senior ini, menggendong gadis itu di punggungnya dan menurunkannya di atas tanah kering di seberang sungai.

    Kemudian kedua biksu tersebut berlalu untuk meneruskan perjalanannya. Tetapi satu jam kemudian biksu satunya mengeluh : ” Jelas tidak benar untuk menyentuh seorang wanita, itu bertentangan dengan ajaran kita tentang persentuhan dengan perempuan. Bagaimana bisa kau melanggar aturan- aturan untuk para biksu itu? ”

    Biksu senior, yang telah menggendong gadis itu, terus berjalan, dan dengan tenang ia berkata, ” Aku sudah menurunkannya di tepi sungai satu jam yang lalu, mengapa kamu masih menggendongnya hingga sekarang ? ”

    Kita pun seringkali juga demikian. Kita hingga sekarang, terus menggendong beban berupa kekecewaan, kegagalan, iri hati, dendam, atau pun ejekan teman-teman tentang bentuk fisik, yang terjadi jauh di masa lalu. Seperti halnya pesawat terbang yang tidak dapat tinggal landas karena kelebihan muatan, kita seharusnya meletakkan semua beban tersebut, dan terbang tinggi dalam kehidupan. . .

    5. Temukan kekuatanmu dalam situasi paling buruk dalam hidupmu :
    Kita memiliki sikap: saya boleh saja jatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi saya tidak akan terus tinggal di bawah sana. Kita semua pasti pernah menghadapi tantangan, atau mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan dalam hidup ini. Anda boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar untuk bangkit dari dalam. Pemenang bukanlah orang yang super, ataupun orang yang hebat, tapi pemenang adalah orang yang bangkit satu kali lebih banyak dibanding kegagalannya.

    6. Pilihlah secara sadar untuk berbahagia hari ini :
    Kebahagiaan adalah pilihan. Ketika Anda bangun pagi, Anda dapat memilih bersuka cita dan menikmati hari ini atau memikirkan “kondisi ideal” yang tidak dapat Anda miliki atau Anda raih selama ini…. Semua tergantung pilihan Anda. Jika membiarkan keadaan mendikte kebahagiaan Anda, maka Anda beresiko kehilangan damai sejahtera dan berkat Tuhan yang sebenarnya dapat Anda miliki tiap harinya. Sebagian besar orang memiliki kebahagiaan yang “bersyarat”. Saya akan bahagia kalau anak saya rangking 1 di sekolah. Bagaimana kalau ternyata anak Anda gagal meraih rangking 1 ? Saya akan bahagia kalau saya dipromosikan di kantor tahun ini. Bagaimana kalau ternyata meleset, dan bahkan teman dekat Anda yang ternyata dipromosikan ? Saya akan bahagia kalau mencapai target pribadi baik dalam bisnis maupuan pekerjaan, dsb. Memang kita harus memiliki harapan, target, impian akan masa depan kita. Karena hal itulah yang akan menjadi semangat dan “bahan bakar” kita dalam menjalani aktivitas tiap harinya. Namun, sebaiknya jangan letakkan kebahagiaan Anda disana. Selalu harapkan hasil yang terbaik, dan di sisi lain, persiapkan mental Anda untuk hal hal yang terburuk. Kebahagiaan bukan terletak pada hasil pencapaiannya, tetapi lebih pada “perjalanan ” dalam pencapaian impian kita.

    Mulai hari ini, buatlah komitmen dalam diri Anda : “Saya bahagia karena saya ada”. Nikmati tiap tarikan nafas Anda, dan tiap aktivitas Anda. Nikmati hidup Anda tiap menitnya, apapun yang terjadi. Dan ketika Anda telah melakukannya, tidak saja Anda akan merasa lebih baik, tetapi juga iman Anda akan mendorong Tuhan melakukan pekerjaan yang ajaib dalam kehidupan Anda. (copy from suaramedia.com)

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: